Jangan terlalu bersinar, nanti kamu menggangu mereka yang nyaman dalam gelap
My Blog Aug 08, 2025
Pernahkah kamu merasa aneh dilingkungan kerja, ketika kamu mulai semangat, berkarya, berinisiatif, bukannya mendapat pujian namun malah mulai dijauhi? kamu dianggap cari muka, dianggap sok bisa sendiri, padahal kamu cuma ingin berkontribusi yang terbaik bagi perusahaan.
Kadang, dalam hidup, kita akan bertemu orang-orang yang merasa nyaman di “gelap” mereka.
Bukan gelap yang selalu berarti buruk, bisa berarti gelap yang sudah jadi zona nyaman.
Tempat di mana mereka tak perlu banyak berubah, tak perlu repot mencoba hal baru, dan tak perlu memikirkan cahaya yang mungkin membuka segalanya, diam tersembunyi dalam rutinitas tanpa arah yang sudah dilakukan bertahun-tahun dan masih berlanjut sampai saat ini. Kadang, memang ada masa dimana gelapnya sistem yang lebih menghargai diam daripada hasil,
Lalu, datanglah kamu dengan ide-ide baru, semangat yang meledak-ledak, dan mimpi yang lebih tinggi dari atap rumah mereka. Kamu bersinar terang sekali, sampai mereka merasa silau. Bukan karena cahaya sinarmu menyakitkan, tapi cahaya itu mengingatkan bahwa ada dunia yang lebih luas dari tempat mereka berdiri saat ini, ada banyak hal diluar sana yang belum pernah mereka lihat dan kamu datang membawa hal baru tersebut, experience yang mengancam keheningan yang selama ini tercipta.
Masalahnya adalah tidak semua orang siap untuk hal itu. Ada yang memilih menutup mata, memalingkan wajah, bahkan menutup pintu rapat-rapat. Bukan karena kamu salah, tapi karena cahaya yang kamu bawa membuat mereka sadar bahwa mereka selama ini hanya duduk diam didalam gelap yang mereka ciptakan.
Jadi, Haruskah kamu meredupkan cahaya? tentu tidak. Kamu hanya perlu sadar, bersinar akan selalu punya konsekuensi, ada yang terinspirasi dan ada yang tersakiti, ada yang akan ikut bangkit dan ada yang memilih menjauh ketempat gelap yang semakin dalam. Selama kamu tidak merugikan tempatmu bekerja, selama kamu melakukan yang benar, gak usah takut.
Well, pada akhirnya kamu belajar, bahwa kadang bukan kualitasmu yang salah. Tapi ruangnya yang belum siap terang, itulah ironi dunia kerja. Yang menyala sering dimatikan, yang biasa-biasa malah dibiarkan.
Pada akhirnya, yang nyaman dalam gelap mungkin akan pergi, tapi yang sedang mencari cahaya akan datang mendekat.
Perjalanan ini masih panjang, ini baru langkah kesatu, So, jangan kecilkan cahayamu gadis kecil, Kalo satu ruangan belum siap, mungkin ruangan lain sedang menunggumu.
Ps : untuk gadis kecil yang sedang berjuang menyalakan mimpinya, keep faith and fight!